LAPORAN AKHIR MODUL 2
1. Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik
|
Tegangan DC |
||
|
Amplitudo Vpp |
Perioda |
Frekuensi |
|
0,04 V |
- |
- |
|
Tegangan AC |
||
|
Amplitudo Vpp |
Perioda |
Frekuensi |
|
4 V |
1 ms |
1000 Hz |
2. Membanding Frekuensi
|
Jenis Gelombang |
Frekuensi Oscilloscope |
Frekuensi Generator Fungsi |
|
Sinusoidal |
1002 Hz |
1000 Hz |
|
Gigi gergaji |
998 Hz |
1000 Hz |
|
Pulsa (Kotak) |
1000 Hz |
1000 Hz |
3. Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous
|
Perbandingan Frekuensi |
Frekuensi Generator A (fy) |
Frekuensi Generator B (fx) |
Gambar Lissajous |
|
1 : 1 |
1000
Hz |
1000
Hz |
|
|
1 : 2 |
1000
Hz |
2000
Hz |
|
|
2 : 1 |
2000
Hz |
1000
Hz |
|
|
1 : 3 |
1000
Hz |
3000
Hz |
|
|
3 : 1 |
3000
Hz |
1000
Hz |
|
|
2 : 3 |
2000
Hz |
3000
Hz |
|
|
3 : 2 |
3000
Hz |
2000
Hz |
|
|
Beban |
Daya Terukur (Watt) |
V total |
I total |
Daya Terhitung (Watt) |
|
1 Lampu |
0,3009 |
0,25 |
0,2 |
0,05 |
|
2 Lampu |
0,8807 |
0,8 |
0,2 |
0,16 |
|
3 lampu |
1,3288 |
0,3 |
0,2 |
0,06 |
|
Beban |
Daya Terukur |
V total |
I total |
Daya Terhitung (Watt) |
|
1 Lampu |
0,5629 |
1,8 |
0,29 |
0,522 |
|
2 Lampu |
1,0782 |
1,8 |
0,24 |
0,432 |
|
3 Lampu |
1,5579 |
1,8 |
0,29 |
0,522 |
1. Kalibrasi oscilloscope
a. Hidupkan oscilloscope dan tunggu beberapa saat sampai pada layar akan muncul
berkas elektron
b. Atur posisi sinyal pada layar sehingga terletak di tengah-tengah
c. Hubungkan input kanal A dengan terminal kalibrasi yang ada pada
oscilloscope
d. Amati bentuk gelombang dan tinggi amplitudonya.
2. Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik
Susun rangkaian seperti gambar berikut
● Tegangan Searah
a. Atur output power supply sebesar 4 Volt.
b. Hubungkan input kanal B oscilloscope dengan output power supply.
c. Atur saklar oscilloscope pada DC, kemudian baca dan amati berapa tegangan yang diukur oleh oscilloscope.
● Tegangan Bolak Balik
a. Atur generator sinyal pada frekuensi 1 kHz dengan gelombang sinusoidal dan besar tegangan 4 Vp-p.
b. Kemudian ukur dan amati tegangan tersebut menggunakan oscilloscope.
3. Mengukur dan Mengamati Frekuensi
a. Susun rangkaian seperti gambar berikut
Kalibrasi perlu dilakukan agar hasil pengukuran lebih akurat dan sesuai dengan nilai sebenarnya. Selain itu, kalibrasi juga memastikan probe dan pengaturan alat bekerja dengan benar, sehingga bentuk gelombang yang ditampilkan tidak mengalami kesalahan atau distarsi. Dengan demikian, data pengukuran yang diperoleh dapat dipercaya dan menjadi lebih tepat.
2.) Jelaskan perbedaan tegangan AC dan DC osiloskop bedasarkan generator fungsi dan frekuensi dan perioda!
Jawab:
a. Tegangan AC
- Tegangan AC dihasilkan dalam bentuk gelombang seperti sinus, kotak, atau segitiga sehingga pada osiloskop terlihat sebagai sinyal yang naik turun terhadap waktu
- Tegangan AC memiliki frekuensi, yaitu jumlah gelombang yang terjadi dalam satu detik
- Memiliki perioda yaitu waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus gelombang
b. Tegangan DC
- Memiliki amplitudo yang konstan sehingga terlihat sebagai garis lurus atau horizontal
- Tidak memiliki frekuensi, karena sinyalnya tidak berosilasi atau tidak membentuk gelombang yang berulang setiap detik
- Tidak memiliki perioda, karena tidak terdapat satu siklus gelombang yang berulang seperti pada tegangan AC
3.) Jelaskan macam-macam bentuk gelombang bedasarkan generator fungsi dan frekuensi!
Jawab:
a) Gelombang Sinus (sine wave)
Bentuk gelombang seperti kurva halus yang berisolasi secara simetris terhadap garis nol. Gelombang ini berubah secara halus dan periodik dari nilai positif ke negatif. Semakin tinggi frekuensi, semakin rapat gelombangnya.
b) Gelombang Kotak (square wave)
Memiliki bentuk naik turun yang sangat cepat sehingga terlihat seperti kotak pada osiloskop. Tegangan langsung berpindah dari nilai maksimum ke minimum. Frekuensi tinggi menghasilkan pulsa yang lebih rapat.
c) Gelombang segitiga (triangle wave)
Memiliki bentuk naik turun secara linear sehingga membentuk pola segitiga. Perubahan tegangan terjadi secara bertahap dari nilai minimum ke maksimum. Frekuensi tinggi membuat segitiga lebih rapat.
d) Gelombang Gigi Gergaji (sawtooth wave)
memiliki bentuk yang naik secara perlahan lalu turun secara cepat atau sebaliknya. Frekuensi menunjukkan jumlah pengulangan pola gelombang tersebut dalam satu detik. Semakin tinggi frekuensinya semakin rapat tampilan gelombang pada osiloskop.
4.) Bandingkan nilai daya yang terukur dan nilai daya terhitung pada pengukuran daya beban lampu seri!
Jawab:
Bedasarkan data percobaan yang diberikan, nilai daya terukur lebih besar daripada daya terhitung pada rangkaian lampu seri. Hal ini mungkin saja disebabkan karena beberapa faktor seperti ketelitian alat ukur yang digunakan, kemungkina kesalahan dalam pembacaan atau pencatatan data saat pratikum, atau alat ukur yang mungkin belum dikalibrasi. Selain itu, resistansi lampu juga dapat berubah ketika lampu menyala dan suhu meningkat yang memengaruhi arus dan daya pada rangkaian. Oleh karena itu, nilai daya terukur seringkali berbeda dengan nilai daya terhitung. Untuk menghitung daya terhitung menggunakan rumus:
P = V * I
sedangkan daya terukur diperoleh dari alat ukur seperti wattmeter.
5.) Bandingkan nilai daya yang terukur dan nilai daya terhitung pada pengukuran daya beban lampu parallel!
Jawab:
Bedasarkan data percobaan yang diberikan, nilai daya terukur pada pengukuran daya beban lampu parallel lebih beasr dibandingkan daya terhitung. Daya terukur meningkat seiring bertambah jumlah lampu. Hal ini mungkin saja disebabkan karena beberapa faktor seperti kesalahan dalam pembacaan atau pencatatan data saat pratikum, alat ukur yang mungkin belum dikalibrasi, serta adanya rugi-rugi daya pada kabel dan komponen rangkaian. untuk menghitung daya terhitung menggunakan rumus:
P = V * I
sedangkan daya terukur diperoleh dari alat ukur seperti wattmeter.
Video Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik (LINK DISINI)
Video Percobaan Membandingkan Frekuensi (LINK DISINI)
Video Percobaan Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous(LINK DISINI)
Video Percobaan Pengukuran Daya Beban Lampu Seri (LINK DISINI)
Laporan Akhir (LINK DISINI)
Tugas Pendahuluan(LINK DISINI)








Komentar
Posting Komentar